PEMBAHASAN
2.1
Pengertian
Perusahaan
suatu unit
kegiatan yang melakukan aktivitas pengolahan aktivitas pengolahan faktor-faktor
produksi untuk menyediakan barang dan jasa bagi masyarakat, mendistribusi serta
melakukan upaya lain dengan tujuan memperoleh keuntungan dan memuaskan
kebutuhan masyarakat. Atau suatu unit kegiatan ekonomi yang di organisasikan
dan dijalankan sebagai organisasi produksi yang tujuannya untuk menggunakan dan
mengkoordinir sumber-sumber ekonomi dengan tujuan untuk menyediakan barang dan
jasa yang bisa memuaskan kebutuhan dengan cara yang menguntungkan. (Pasim, 2012)
Secara umum,
dunia usaha didirikan untuk memenuhi keinginan manusia akan barang dan jasa.
Dalam pelaksanaan pencapaian tujuan ekonomis perusahaan, hampir selalu terjadi
interaksi antara perushaan dengan lingkungannya. Interaksi tersebut menurut
perusahaan untuk mampu beradaptasi dengan lingkungan, terutama dengan
lingkungan eksternal yang pada umumnya tidak dikuasai langsung oleh perusahaan.
Interaksi yang terjadi, pada akhirnya, akan memunculkan tanggung jawab social perusahaan
terhadap pihak-pihak yang berhubungan secara langsung atau tidak langsung atas
kegiatan yang dilakukan perusahaan. Dengan demikian perushaan harus
memperhitungkan dampak social ekonomi yang akan dirasakan oleh pihak-pihak yang
terkait dengan kebijakan yang diambilnya. Dalam hal ini, tanggung jawab social
perusahaan berhubungan dengan perusahaan lain, konsumen, karyawan, investor,
masyarakat secara keseluruhan, lingkungan eksternal, maupun alam. (M, 2006)
2.1 Tujuan Pendirian Perusahaan
Di badakan menjadi 2, yaitu :
·
Tujuan
ekonomis
Berkenaan dengan upaya perusahaan untuk mempertahankan eksistensinya.
Contoh : Menciptakan laba, pelanggan, keinginan konsumen, tenaga produk,
kualitas, harga, kuantitas, pelanggan (inovatif).
·
Tujuan social
Perusahaan memperhatikan keinginan investor, karyawan, penyedia,
faktor-faktor produksi, maupun masyarakat luas.
Kedua tujuan tersebut saling mendukung untuk mencapai tujuan utama
perusahaan, yaitu memberi kepuasan kepada keinginan konsumen ataupun pelanggan.
2.2
Fungsi –
Fungsi Perusahaan
Dalam mencapai
tujuan dikenal dua fungsi perusahaan, yaitu fungsi operasi dan fungsi
manajemen. Bla kedua fungsi tersebut dapat berjalanbaik, perusahaan
dapat menjalankan operasinya dengan lancar, terkoordinasi, terintregasi, dalam rangka
mencapai tujuan perusahaan.
Termasuk dalam fungsi operasi adalah:
1.
Pembelian dan Produksi
2.
Pemasaran
3.
Keuangan
4.
Personalia
5.
Akuntansi
6.
Administrasi
7.
Teknologi Informasi/komputasi
8.
Transformasi dan Komunikasi
9.
Pelayanan Umum
10.
Hukum/Perundang-undangan dan Humas
Dari
kesepuluh fungsi operasi tersebut, fungsi pembelian dan produksi,
pemasaran, personalia, dan keuangan merupakan fungsi operasi utama perusahaan.
Fungsi-fungsi operasi lainnya merupakan fungsi operasi penunjang.
Termasuk dalam fungsi manajemen adalah Perencanaan, Pengorganisasian, Pengarahan dan Pengendalian
2.3
Tanggung
Jawab Perusahaan
1.
Tanggung Jawab Sosial kepada
Pelanggan
Tanggung
Jawab kepada Pelanggan jauh lebih luas dari pada hanya menyediakan barang atau
jasa. Perusahaan mempunyai tanggung jawab ketika memproduksi dan menjual
produk. (Nuswantari, 2012) Dalam praktek tanggung
jawab yang meliputi :
a) Tanggung Jawab
Produksi : Produk harus diproduksi dengan keyakinan menjaga keselamatan
pelanggan. Label peringatan harus ada guna mencegah kecelakaan karena salah
dalam penggunaan dan adanya efek samping.
b) Tanggung Jawab
Penjualan : Perusahaan tidak melakukan strategi penjualan yang terlalu agresive
atau iklan yang menyesatkan. Perlu survey kepuasan pelanggan, dimana yang
bersangkutan diperlakukan sebagaimana mestinya.
Menjamin TanggungJawab Sosial Kepada Pelanggan Dapat
dilakukan dengan tahap menciptakan kode etik yang berisi serangkaian petunjuk
untuk kualitas produk, sekaligus sebagai petunjuk bagaimana karyawan, pelanggan
dan pemilik seharusnya dipelihara. Dapat juga dilakukan dengan memantau semua
keluhan dari pelanggan,mencari sumber keluhan dan pastikan bahwa masalah
tersebut tidak akan terulang lagi,juga meminta pelanggan untuk memberi umpan
balik atas barang/jasa yang mereka beli walaupun selama ini tidak ada keluhan
dengan mengirim kuesioner. Tanggung jawab kepada pelanggan didorong juga oleh
sekelompok konsumen tertentu. Konsumerisme mewakili permintaaan kolektif
pelanggan dimana bisnis memenuhi kebutuhan mereka.
2.
Tanggung Jawab Sosial Kepada Karyawan
·
Rasa Aman para Karyawan
·
Perlakuan layak oleh karyawan lain
·
Perlindungan terhadap pelecehan
seksual.
·
Kesempatan yang sama/Hak sipil
Cara Perusahaan Meyakinkan Tanggungjawab Kepada Karyawan Untuk meyakinkan
bahwa karyawan menerima perlakuan yang layak, beberapa perusahaan menciptakan prosedur keluhan
untuk karyawan yang merasa bahwa mereka tidak diberi kesempatan yang sama.
Keluhan ditangani oleh seseorang atau
departemen/bagian/seksi yang ditunjuk perusahaan.
3.
Tanggung
Jawab Sosial Kepada Pemegang saham
Perusahaan bertanggung jawab untuk memuaskan pemilik (pemegang saham).
Cara perusahaan meyakinkan tangung jawab social kepada pemilik saham antara
lain dengan cara:
·
Manajer perusahaan memonitor
keputusan perusahaan untuk meyakinkan bahwa mereka membuatnya untuk kepentingan
pemilik.
·
Gaji karyawan dikaitkan dengan
kinerja perusahaan, dalam hal ini karyawan tinggal memfocuskan pada
memaksimalkan nilai perusahaan.
·
Pemegang saham aktif dalam
mempengaruhi kebijakan manajemen perusahaan, terlebih ketika mereka tidak puas
dengan gaji para eksekutif perusahaan atau kebijakan lain. Pemegang saham yang
sangat aktif umumnya investor institusi yang memiliki sejumlah besar saham.
Mereka akan meminta pertangungjawaban eksekutif perusahaan atas ketidak
puasannya.
4.
Tanggung
Jawab Sosial Kepada Kreditor
Jika perusahaan mengalami masalah keuangan dan tidak dapat memenuhi
kewajibannnya, harus memberi tahu para kreditor. Biasanya kreditor bersedia
memperpanjang jatuh tempo pembayaran serta memberi advis dalam mengatasi
masalah keuangan
5.
Tanggung
Jawab Sosial Kepada Lingkungan
·
Pencegahan polusi udara,dengan
cara peninjauan kembali proses produksi. Contohnya membatasi jumlah Co2 yang
disebabkan oleh proses produksi dengan mendesain
·
peralatan produksi dan produknya,
mendaur ulang plastik dan membatasi pemakaian material yang akan menjadi sampah
yang solid.
·
Pencegahan polusi daratan,dengan
cara peninjauan kembali proses produksi dan pengemasan,serta menyimpan dan
mengirim barang sisa beracun ke lokasi pembuangan.
6.
Tanggung
Jawab Sosial Kepada Komunitas
·
Sponsori acara masyarakat lokal di
sekitar perusahaan.
·
Memberikan sumbangan kepada
masyarakat tidak mampu.
Menyumbangkan dana untuk
tujuan pendidikan.







